<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Mari Kita Bersama Melindungi Satwa Harimau Putih</title>
	<link>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com</link>
	<description>Kami mendukung team cegah satwa punah dot com</description>
	<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 16:34:56 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Harimau Jawa</title>
		<link>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-jawa/</link>
		<comments>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 16:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cegahsatwapunah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[harimau]]></category>

		<category><![CDATA[harimau jawa]]></category>

		<category><![CDATA[mamalia]]></category>

		<category><![CDATA[tiger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-jawa/</guid>
		<description><![CDATA[kabonfootprint Oleh Merry Magdalena
JAKARTA- Ada sejumlah bukti yang menyatakan bahwa harimau Jawa masih eksis. Sekelompok orang yang begitu yakin keberadaan hewan yang dinyatakan punah itu melakukan riset. Apa tujuannya?
Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) sejak 1996 sudah dinyatakan punah dalam rapat Convention on International Trade in Endangered Species di Florida, Amerika Serikat (AS). Tapi ada sebagian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cegahsatwapunah.com/kabonfootprint/" title="kabonfootprint">kabonfootprint</a> Oleh Merry Magdalena</p>
<p>JAKARTA- Ada sejumlah bukti yang menyatakan bahwa harimau Jawa masih eksis. Sekelompok orang yang begitu yakin keberadaan hewan yang dinyatakan punah itu melakukan riset. Apa tujuannya?</p>
<p>Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) sejak 1996 sudah dinyatakan punah dalam rapat Convention on International Trade in Endangered Species di Florida, Amerika Serikat (AS). Tapi ada sebagian orang yang percaya bahwa spesies itu masih eksis sampai hari ini. Peduli Karnivor Jawa (PJK), begitu mereka menamakan dirinya, sejak 1996 melakukan riset di beberapa lokasi di Jawa Timur dan Jawa Tengah.<br />
“Terakhir kami menemukan jejak rambut harimau Jawa di kedua tempat tadi. Akan kami lakukan tes DNA untuk memastikannya,” ujar Didik Rahayono, Koordinator PJK kepada SH di Jakarta baru-baru ini. Menurut lelaki yang sehari-hari bekerja pada Divisi Inovasi Konservasi Pusat Penyelamatan Satwa Liar Yogyakarta ini, studi keberadaan harimau Jawa lebih difokuskan pada arti spesies tersebut sebagai predator yang menjadi kunci ekosistem hutan di Jawa. “Harimau adalah hewan predator. Jika kondisi predator dalam suatu ekosistem masih bagus, berarti keseluruhan satwa lain juga bagus,” tutur Didik.</p>
<p>Dari studi di sejumlah titik seperti Meru Betiri, Raung, Alas Purwo, Wilis, Wijen, Gunung Slamet dan tempat lain, diperkirakan masih ada antara 15-20 harimau Jawa yang masih hidup.<br />
Jumlah itu bisa saja menyusut kalau habitat mereka berkurang. Tapi kalau ada langkah perbaikan terhadap ekosistem hutan di Jawa, bukan tidak mungkin spesies tersebut bisa bertambah jumlahnya. Didik berpendapat, keyakinan bahwa harimau Jawa sudah punah sudah demikian mengakar, sehingga tidak ada akademisi yang berani melakukan penelitian lebih lanjut.<br />
Sejak 1996, Didik bersama rekannya di PJK telah berhasil menemukan jejak kaki, feses, garutan di pohon dan rambut yang kesemuanya itu mengindikasikan masih adanya satwa endemik Jawa tersebut. Perlu dipahami, bahwa kehadiran spesies di suatu habitat dapat dideteksi berdasarkan bekas aktivitas yang ditinggalkannya, demikian halnya dengan harimau jawa.<br />
Sebagai karnivor, harimau Jawa telah beradaptasi dengan sempurna guna menyembunyikan sosok tubuhnya agar tidak diketahui hewan mangsa. Sehingga tidaklah mudah melihat secara manual sosok harimau Jawa di hutan tropis Jawa, jika kita hanya setahun atau dua tahun mengunjungi habitatnya. Kecuali orang yang kesehariannya benar-benar berinteraksi dengan habitat harimau Jawa. <a href="http://cegahsatwapunah.com/kabonfootprint/" title="kabonfootprint">kabonfootprint</a></p>
<p>”Bekas aktivitas harimau Sumatera dan macan tutul di berbagai kebun binatang di Jawa kami jadikan sebagai referensi pembanding. Ukuran besarnya bekas aktivitas yang kami temukan jika melebihi ukuran maksimum macan tutul dan sama atau bahkan lebih besar dari ukuran harimau Sumatera, maka kami klaim sebagai milik harimau Jawa.<br />
Hasil survei kami dari berbagai habitat di Jawa menemukan jejak kaki (28&#215;26 cm), feses berdiameter 7 cm, garutan di pohon (luka tertinggi 252 cm), bahkan rambut harimau Jawa,” papar Didik di website www.javantiger.or.id yang sengaja dibuat sebagai kampanye keberadaan harimau Jawa.</p>
<p>Studi <a href="http://cegahsatwapunah.com/kabonfootprint/" title="kabonfootprint">kabonfootprint</a><br />
Guna pembanding, Didik dan kawan-kawan menggunakan rambut macan tutul opsetan milik Museum Zoologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Medula rambut harimau Jawa bertipe Intermediate berpola Regularem berbeda strukturnya jika dibandingkan medula rambut macan tutul yang bertipe Discontinue berpola Irregulare. Identifikasi menggunakan Scanning Electron Microscop (SEM) terhadap rambut yang berasal dari garutan baru di pohon.<br />
Dari studi-studi itu, berhasil diketahui bahwa harimau Jawa tidak hanya di TN Meru Betiri, karena mereka juga menemukan rambut harimau Jawa di Jawa Tengah yang berjarak lebih dari 600 kilometer dari habitat terakhirnya. Akhirnya diambil kesimpulan bahwa habitat terakhir harimau Jawa adalah Pulau Jawa, bukan hanya TN Meru Betiri.<br />
Foto harimau Jawa hidup di alam yang beredar secara internasional adalah hasil karya Hoogerwerf tahun 1938 dari Taman Nasional Ujung Kulon. Berbagai sumber publikasi ilmiah menyatakan bahwa harimau Jawa terakhir dibunuh sekitar 1941, setelah tahun tersebut hampir tidak ada laporan tentang pembunuhan satwa kharismatik dan endemik Pulau Jawa ini.<br />
Tetapi hasil investigasi dan penelusuran informasi yang dilakukan oleh Mitra Meru Betiri (MMB) pada tahun 1998 mendapatkan sebuah data tentang foto sosok harimau Jawa terbaru (foto dari tahun 1957). Walaupun satwa tersebut sudah mati ditembak, namun kandungan informasi ilmu pengetahuannya sangat penting karena menjadi bukti ilmiah terbaru –19 tahun lebih muda daripada foto tahun 1938 hasil karya Hoogerwerf.<br />
Foto tahun 1957 itu merupakan satu-satunya bukti ilmiah terkuat tentang besarnya ukuran tubuh yang dapat dicapai harimau Jawa jantan dewasa, karena memberikan informasi terbaru tentang pola loreng dan karakter sidik jidat harimau Jawa secara jelas. Foto tahun 1957 itu merupakan koleksi seorang mantan sinder dari sebuah perkebunan di eks. Karesidenan Besuki Jawa Timur.<br />
Betulkah harimau Jawa masih eksis sampai hari ini? Agaknya tidak penting benar jawabannya. Dari tuturan Didik, yang lebih penting adalah bagaimana menjaga ekosistem hutan di Jawa sekarang ini agar spesies lain tidak senasib dengan harimau Jawa yang diberitakan punah.n</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>The important of Keyword Density</title>
		<link>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/the-important-of-keyword-density/</link>
		<comments>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/the-important-of-keyword-density/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 14:42:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cegahsatwapunah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/the-important-of-keyword-density/</guid>
		<description><![CDATA[Keyword Busby SEO Challenge&#160;body is an indicator of the cardinal of times the called keyword appears in the web page. But apperception you, keywords shouldn&#8217;t be over used, but should be aloof acceptable abundant to arise at important places. 
If you echo your keywords with every added chat on every line, again your armpit will [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keyword <a title="Busby SEO Challenge" href="http://bucksdigger.com/">Busby SEO Challenge</a>&nbsp;body is an indicator of the cardinal of times the called keyword appears in the web page. But apperception you, keywords shouldn&rsquo;t be over used, but should be aloof acceptable abundant to arise at important places. </p>
<p>If you echo your keywords with every added chat on every line, again your armpit will apparently be alone as an bogus armpit or spam site. </p>
<p>Keyword body is consistently bidding as a allotment of the absolute chat agreeable on a accustomed web page. </p>
<p>Suppose you accept 100 words on your <a title="Busby SEO Challenge" href="http://bucksdigger.com/">Busby SEO Challenge</a>&nbsp;webpage (not including HMTL cipher acclimated for autograph the web page), and you use a assertive keyword for bristles times in the content. The keyword body on that folio is got by artlessly adding the absolute cardinal of keywords, by the absolute cardinal of words that arise on your web page. So actuality it is 5 disconnected by 100 = .05. Because keyword body is a allotment of the absolute chat calculation on the page, accumulate the aloft by 100, that is 0.05 x 100 = 5% </p>
<p>The accustomed accepted for a keyword body is amid 3% and 5%, to get accustomed by the chase engines and you should never beat it. </p>
<p>Remember, that this aphorism applies to every folio on your site. It additionally applies to not aloof to one keyword but additionally a set of keywords that relates to a altered artefact or service. The keyword body should consistently be amid 3% and 5%.</p>
</p>
<p>Simple accomplish to analysis the density:</p>
<p>1. Copy and adhesive the agreeable from an alone web folio into a word-processing software affairs like Chat or Chat Perfect.</p>
<p>2. Go to the &lsquo;Edit&rsquo; card and bang &lsquo;Select All&rsquo;. Now go to the &lsquo;Tools&rsquo; card and baddest &lsquo;Word Count&rsquo;. Write bottomward the absolute cardinal of words in the page.</p>
<p>3. Now baddest the &lsquo;Find&rsquo; action on the &lsquo;Edit&rsquo; menu. Go to the &lsquo;Replace&rsquo; tab and blazon in the keyword you appetite to find. &lsquo;Replace&rsquo; that chat with the aforementioned word, so you don&rsquo;t change the text.</p>
<p>4. When you complete the alter function, the arrangement will accommodate a calculation of the words you replaced. That gives the cardinal of times you accept acclimated the keyword in that page.</p>
<p>5. Using the absolute chat calculation for the folio and the absolute cardinal of keywords you can now account the keyword density.</p>
<p>support me to be the winner of <a title="Busby SEO Challenge" href="http://bucksdigger.com/">Busby SEO Challenge</a>
<div>Tags:  <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/seo">seo</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/the-important-of-keyword-density/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Harimau Cina Selatan</title>
		<link>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-cina-selatan/</link>
		<comments>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-cina-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 20:50:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cegahsatwapunah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-cina-selatan/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;Oleh Mohamed Yosri Mohamed Yong
cegah satwa punah
Harimau Cina Selatan (amoy), tergolong dalam kerajaan haiwan dalam filum kordata (bersaraf tunjang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar menyusu), susunan maging (Carnivor), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau), sub-spesies Panthera tigris amoyensis. 
Harimau dipercayai berasal daripada sejenis haiwan pemangsa zaman purba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://www.geocities.com/harimau_yosri/GambarHarimauCinaSelatan.jpg" border="0" />&nbsp;<br /><font face="Heather"><font size="-2">Oleh Mohamed Yosri Mohamed Yong</font></font><br />
<a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/"><font size="4">cegah satwa punah</font></a></p>
<p><font size="+1">Harimau Cina Selatan (amoy), tergolong dalam kerajaan haiwan dalam filum kordata (bersaraf tunjang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar menyusu), susunan maging (Carnivor), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau), sub-spesies Panthera tigris amoyensis.</font> </p>
<p><font size="+1">Harimau dipercayai berasal daripada sejenis haiwan pemangsa zaman purba yang dikenali sebagai Miacids. Miacids hidup pada akhir zaman Cretaceous kira-kira 70-65 juta tahun dahulu semasa zaman dinosaur di Asia Barat (Andrew Kitchener, &#8220;The Natural History of Wild Cats&#8221;).&nbsp; Sulur-galur harimau kemudiannya berkembang di kawasan timur Asia di China dan Siberia sebelum berpecah dua, satunya bergerak ke arah hutan Asia Tengah ke barat dan baratdaya menjadi harimau Caspian. Sebahagian lagi bergerak dari Asia Tengah ke arah kawasan pergunungan barat, dan seterusnya ke Asia tenggara dan kepulauan Indonesia, sebahagiannya ke barat sehingga ke India (Hemmer,1987)</font> </p>
<p><font size="+1"><a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/">cegah satwa punah</a></font></p>
<p><font size="+1">Dalam spesies harimau modern, terdapat lima sub-spesies harimau dalam Genus Panthera yang masih hidup pada masa sekarang dari jumlah asal lapan sub-spesies harimau moden. Tiga sub-spesies harimau yang selebihnya telah pun dianggap pupus secara rasmi. Sub-spesies harimau yang diketahui adalah seperti berikut :-</font> </p>
<ol>
<li><font size="+1">Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti) - yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Malaysia, Kemboja, China, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) - yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Bangladesh, Bhutan, China, India, dan Nepal.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Cina Selatan (/amoy) (Panthera tigris amoyensis) - yang tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput tengah dan barat China.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Siberia (Panthera tigris altaica) - atau juga dikenali sebagai Amur, Ussuri, Harimau Timur Laut China, atau harimau Manchuria. Harimau Siberia tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput China, Korea Utara, dan Asia Tengah di Russia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) - yang tinggal hanya di kepulauan Sumatera, Indonesia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Caspian (Panthera tigris virgata) - yang telah pupus sekitar 1950an. Harimau Caspian ini pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan dan padang rumput Afganistan, Iran, Mongolia, Turki, dan kawasan Asia tengah Russia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) - yang telah pupus sekitar 1972. Harimau Jawa pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Jawa, Indonesia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Bali (Panthera tigris balica) - yang telah pupus sekitar 1937. Harimau Bali pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Bali, Indonesia. Cintai mereka jangan biarkan mereka punah dengan bergabung dengan team <a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/">cegah satwa punah</a> dot com</font></li>
</ol>
<div>Tags:  <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/harimau">harimau</a>, <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/tiger">tiger</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-cina-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Harimau Caspian</title>
		<link>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-caspian/</link>
		<comments>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-caspian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 20:47:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cegahsatwapunah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-caspian/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Mohamed Yosri Mohamed Yong

cegah satwa punah
Harimau Caspian tergolong dalam kerajaan haiwan dalam filum kordata (bersaraf tunjang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar menyusu), susunan maging (Carnivor), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau), sub-spesies Panthera tigris virgata. 
cegah satwa punah
Harimau dipercayai berasal daripada sejenis haiwan pemangsa zaman purba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Heather"><font size="-2">Oleh Mohamed Yosri Mohamed Yong</font></font><br />
<img alt="" src="http://www.geocities.com/harimau_yosri/GambarHarimauCaspian.jpg" border="0" /><br />
<a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/"><font size="4">cegah satwa punah</font></a></p>
<p><font size="+1">Harimau Caspian tergolong dalam kerajaan haiwan dalam filum kordata (bersaraf tunjang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar menyusu), susunan maging (Carnivor), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau), sub-spesies Panthera tigris virgata.</font> </p>
<p><a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/"><font size="4">cegah satwa punah</font></a></p>
<p><font size="+1">Harimau dipercayai berasal daripada sejenis haiwan pemangsa zaman purba yang dikenali sebagai Miacids. Miacids hidup pada akhir zaman Cretaceous kira-kira 70-65 juta tahun dahulu semasa zaman dinosaur di Asia Barat (Andrew Kitchener, &#8220;The Natural History of Wild Cats&#8221;).&nbsp; Sulur-galur harimau kemudiannya berkembang di kawasan timur Asia di China dan Siberia sebelum berpecah dua, satunya bergerak ke arah hutan Asia Tengah ke barat dan baratdaya. Harimau inilah yang menjadi sulur galur kepada harimau Caspian.</font> </p>
<p><font size="+1">Sebahagian lagi harimau bergerak dari Asia Tengah ke arah kawasan pergunungan barat, dan seterusnya ke Asia tenggara dan kepulauan Indonesia, sebahagiannya ke barat sehingga ke India (Hemmer,1987). Dalam spesies harimau modern, terdapat terdapat lima sub-spesies harimau dalam Genus Panthera yang masih hidup pada masa sekarang dari jumlah asal lapan sub-spesies harimau moden. Tiga sub-spesies harimau yang selebihnya telah pun dianggap pupus secara rasmi. Sub-spesies harimau yang diketahui adalah seperti berikut :-</font> </p>
<ol>
<li><font size="+1">Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti) - yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Malaysia, Kemboja, China, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) - yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Bangladesh, Bhutan, China, India, dan Nepal.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Cina Selatan (/amoy) (Panthera tigris amoyensis) - yang tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput tengah dan barat China.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Siberia (Panthera tigris altaica) - atau juga dikenali sebagai Amur, Ussuri, Harimau Timur Laut China, atau harimau Manchuria. Harimau Siberia tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput China, Korea Utara, dan Asia Tengah di Russia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) - yang tinggal hanya di kepulauan Sumatera, Indonesia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Caspian (Panthera tigris virgata) - yang telah pupus sekitar 1950an. Harimau Caspian ini pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan dan padang rumput Afganistan, Iran, Mongolia, Turki, dan kawasan Asia tengah Russia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) - yang telah pupus sekitar 1972. Harimau Jawa pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Jawa, Indonesia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Bali (Panthera tigris balica) - yang telah pupus sekitar 1937. Harimau Bali pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Bali, Indonesia. Cintai mereka jangan biarkan mereka punah dengan bergabung dengan team <a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/">cegah satwa punah</a> dot com</font></li>
</ol>
<div>Tags:  <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/cegah+satwa+punah">cegah+satwa+punah</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-caspian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Silam Harimau</title>
		<link>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/sejarah-silam-harimau/</link>
		<comments>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/sejarah-silam-harimau/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 20:45:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cegahsatwapunah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/sejarah-silam-harimau/</guid>
		<description><![CDATA[
&#160;cegah satwa punah
Harimau tergolong dalam kerajaan haiwan dalam filum kordata (bersaraf tunjang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar menyusu), susunan maging (Carnivor), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau). 
Sejarah Silam Harimau Harimau dan kesemua haiwan pemangsa order maging (karnivor) merupakan keturunan haiwan purba yang dikenali sebagai Miacids yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><font size="4"><img height="286" alt="" src="http://www.geocities.com/harimau_yosri/GambarHarimau2.gif" width="425" border="0" /></font></p>
<p align="center"><font size="4"></font>&nbsp;<a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/"><font size="4">cegah satwa punah</font></a></p>
<p><font size="4">Harimau tergolong dalam kerajaan haiwan dalam filum kordata (bersaraf tunjang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar menyusu), susunan maging (Carnivor), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau).</font> </p>
<p><font size="+1">Sejarah Silam Harimau</font> <br /><font size="+1">Harimau dan kesemua haiwan pemangsa order maging (karnivor) merupakan keturunan haiwan purba yang dikenali sebagai Miacids yang hidup pada akhir zaman Cretaceous kira-kira 70-65 juta tahun dahulu semasa zaman dinosaur di Asia Barat (Andrew Kitchener, &#8220;The Natural History of Wild Cats&#8221;).&nbsp; Tidak banyak fossil Miacids dijumpai tetapi berdasarkan fossil yang dijumpai, Miacids dipercayai&nbsp; merupakan mamalia maserba bersaiz kecil dan berkaki empat. Miacids mempunyai 44 gigi termasuk gigi khas untuk mengoyakkan daging, mempunyai badan yang panjang, berekor panjang, mempunyai bahu dan siku yang boleh melentur, dengan anggota kaki yang pendek. Miacids beransur-ansur berubah selama tempoh 60 juta tahun untuk menghasilkan beratus-ratus cabang keturunan termasuk anjing, beruang, anjing laut, weasels, stoats, dan sebagainya.</font> </p>
<p><a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/"><font size="4">cegah satwa punah</font></a></p>
<p><font size="+1">Dua sub-order utama dari keturunan Miacids adalah Fissipeda (kaki terbelah) yang termasuk weasel, cemperlai, anjing, hyenas, kuching, cemperlai; dan Pinnipeda (&#8221;mempunyai kaki pendayung&#8221;) yang termasuk singa laut, anjing laut, dan gajah mina (walruses).&nbsp; Di antara Fissipeda termasuk 37 spesies kucing besar (big cats) yang terdapat pada masa sekarang, termasuk harimau (Panthera tigris ).</font> </p>
<p><font size="+1">Fosil harimau yang hidup pada akhir zaman Pliocene / zaman Pleistocene telah ditemui di kawasan timur Asia di China dan Siberia, dan dari situ harimau dipercayai bergerak kepada dua arah. Harimau yang bergerak melalui hutan Asia Tengah ke barat dan baratdaya menjadi harimau Caspian. Harimau yang bergerak dari Asia Tengah ke arah kawasan pergunungan barat, dan seterusnya ke Asia tenggara dan kepulauan Indonesia, sebahagiannya ke barat sehingga ke India (Hemmer,1987)</font> </p>
<p><font size="+1">Harimau gigi Sabre (Harimau Sabre-tooth)</font> <br /><font size="+1">Harimau gigi Sabre merupakan salah satu cabang evolusi keluarga kucing tetapi bukanlah leluhur langsung keluarga harimau yang terdapat pada masa sekarang. Cabang keturunan harimau gigi Sabre telah pupus semenjak berjuta tahun dahulu. Harimau gigi Sabre mendapat nama daripada giginya yang menjulur keluar, bengkok seperti pedang sabre yang digunakan oleh tentera berkuda.</font></p>
<p><font size="+1">Cintai mereka jangan biarkan mereka punah dengan bergabung dengan team <a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/">cegah satwa punah</a> dot com</font> </p>
<p>&nbsp;</p>
<div>Tags:  <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/cegah+satwa+punah">cegah+satwa+punah</a>, <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/harimau">harimau</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/sejarah-silam-harimau/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Harimau Caspian cegah satwa punah</title>
		<link>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-caspian-cegah-satwa-punah/</link>
		<comments>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-caspian-cegah-satwa-punah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 20:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cegahsatwapunah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-caspian-cegah-satwa-punah/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Mohamed Yosri Mohamed Yong

&#160;
cegah satwa punah
Harimau Caspian tergolong dalam kerajaan haiwan dalam filum kordata (bersaraf tunjang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar menyusu), susunan maging (Carnivor), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau), sub-spesies Panthera tigris virgata. 
Harimau dipercayai berasal daripada sejenis haiwan pemangsa zaman purba yang dikenali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Heather"><font size="-2">Oleh Mohamed Yosri Mohamed Yong</font></font><br />
<img alt="" src="http://www.geocities.com/harimau_yosri/GambarHarimauCaspian.jpg" border="0" /><br />
&nbsp;<br />
<a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/">cegah satwa punah</a></p>
<p><font size="+1">Harimau Caspian tergolong dalam kerajaan haiwan dalam filum kordata (bersaraf tunjang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar menyusu), susunan maging (Carnivor), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau), sub-spesies Panthera tigris virgata.</font> </p>
<p><font size="+1">Harimau dipercayai berasal daripada sejenis haiwan pemangsa zaman purba yang dikenali sebagai Miacids. Miacids hidup pada akhir zaman Cretaceous kira-kira 70-65 juta tahun dahulu semasa zaman dinosaur di Asia Barat (Andrew Kitchener, &#8220;The Natural History of Wild Cats&#8221;).&nbsp; Sulur-galur harimau kemudiannya berkembang di kawasan timur Asia di China dan Siberia sebelum berpecah dua, satunya bergerak ke arah hutan Asia Tengah ke barat dan baratdaya. Harimau inilah yang menjadi sulur galur kepada harimau Caspian.</font> <a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/">cegah satwa punah</a></p>
<p><font size="+1">Sebahagian lagi harimau bergerak dari Asia Tengah ke arah kawasan pergunungan barat, dan seterusnya ke Asia tenggara dan kepulauan Indonesia, sebahagiannya ke barat sehingga ke India (Hemmer,1987). Dalam spesies harimau modern, terdapat terdapat lima sub-spesies harimau dalam Genus Panthera yang masih hidup pada masa sekarang dari jumlah asal lapan sub-spesies harimau moden. Tiga sub-spesies harimau yang selebihnya telah pun dianggap pupus secara rasmi. Sub-spesies harimau yang diketahui adalah seperti berikut :-</font> </p>
<ol>
<li><font size="+1">Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti) - yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Malaysia, Kemboja, China, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) - yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Bangladesh, Bhutan, China, India, dan Nepal.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Cina Selatan (/amoy) (Panthera tigris amoyensis) - yang tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput tengah dan barat China.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Siberia (Panthera tigris altaica) - atau juga dikenali sebagai Amur, Ussuri, Harimau Timur Laut China, atau harimau Manchuria. Harimau Siberia tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput China, Korea Utara, dan Asia Tengah di Russia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) - yang tinggal hanya di kepulauan Sumatera, Indonesia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Caspian (Panthera tigris virgata) - yang telah pupus sekitar 1950an. Harimau Caspian ini pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan dan padang rumput Afganistan, Iran, Mongolia, Turki, dan kawasan Asia tengah Russia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) - yang telah pupus sekitar 1972. Harimau Jawa pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Jawa, Indonesia.</font></li>
<li><font size="+1">Harimau Bali (Panthera tigris balica) - yang telah pupus sekitar 1937. Harimau Bali pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Bali, Indonesia.</font></li>
</ol>
<p>Cintai mereka jangan biarkan mereka punah dengan bergabung dengan team <a title="cegah satwa punah" href="http://cegahsatwapunah.com/">cegah satwa punah</a> dot com
<div>Tags:  <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/harimau+caspian">harimau+caspian</a>, <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/harimau">harimau</a>, <a rel="tag" href="http://technorati.com/tag/singa">singa</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/harimau-caspian-cegah-satwa-punah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/halo-dunia/</link>
		<comments>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/halo-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 May 2008 15:16:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cegahsatwapunah</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to Blogdetik.com. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://blogdetik.com/">Blogdetik.com</a>. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cegahsatwapunah.blogdetik.com/halo-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.283 seconds -->
